Friday, June 13, 2014

Pai Kurma Coklat

Hi kitchen,
Sebentar lagi bulan puasa, dimana-mana banyak kurma berseliweran :) di dapur juga sudah tersedia setoples kurma, waaaah ..
Jadi penasaran dong ya bikin kue yang ada kurmanya, bisa buat inspirasi berbuka juga ntar pas bulan puasa ..
Cari-cari resep, nemu booklet lama yang ngasi resep pai isi kurma .., aslinya sih pai kurma, tapi sebagai penggemar coklat, saya menambahkan rasa coklat pada isian kurmanya, rasanya, hmmm, painya wangi banget, teksturnya pas dan rapuh ketika digigit. Selai kurmanya juga enak, ada rasa manis alami kurma yang membuat pai menjadi kaya rasa .
Here's the recipe, selamat mencoba :

Pai kurma coklat
Bahan pai:
250gr tepung terigu
150gr margarin
50gr gula halus
2butir kuning telur
2sdm susu bubuk
1sdm air es
garam secukupnya

Cara membuat : campur tepung, margarin, gula halus, susu bubuk, kuning telur, air es dan garam. Aduk dengan garpu sampai menjadi butiran halus. Siapkan cetakan pai, olesi margarin. Bagi adonan, masing2 sekitar 40gr, taruh dicetakan, tusuk dasar kulit dengan garpu agar kulit tidak menggembung ketika dipanggang. Panggang dalam oven suhu 180°C selama 25 menit. Angkat, diamkan sejenak, keluarkan dari cetakan ..

Bahan isi :
200gr kurma tanpa biji, haluskan
4gr agar agar bubuk
2sdm coklat bubuk
250ml susu cair
100gr gula pasir
2sdm maizena
Garam secukupnya

Cara membuat : campur semua bahan, masak dalam api kecil sambil diaduk hingga mengental dan mendidih. Angkat, hilangkan uap panasnya, masukkan dalam piping bag. Semprotkan isi dalam pai hingga hampir penuh, lalu hias dengan kurma.
Sajikaan ...

Wednesday, June 11, 2014

Puding Mangga Coklat

Hi Kitchen,
Ya ampun, Medan panas banget beberapa hari ini. Persis mandi sauna deh panasnya. Ditambah musim mati listrik, klop sudah penderitaan warga Medan yang suka ngeluh di sosial media :) Tapi saya gak ngeluh, kenapa? Karena panas dan hujan pemberian Allah, jadi di syukuri saja. Kalau hujan tinggal beli bakso, anget deh jadinya. Nah kalau panas, tinggal bikin puding mangga kayak gini nih, seger, manis dan pas banget buat musim panas yang bikin saya setingkat lebih kurus karena selalu keringetan :D

Sunday, June 1, 2014

Banana Stollen

Ini pertama kalinya saya mencoba membuat roti khas Jerman yang identik banget sama Natal ini. Penasaran banget pingin bikin waktu dikasih resepnya. And guess whaaat, it's totally dificult >< ayayayayayayyy. Setelah berjam-jam berkutat di dapur akhirnya my first stollen is ready. Ada beberapa bahan yang saya ganti, misalnya sultana (kismis yang biasanya jadi oleh-oleh haji yang warnanya kuning kehijauan itu) yang rada mahal dan susah dapetnya diganti kismis biasa. Kacang almond yang juga mahal dan susah didapat saya ganti dengan kacang mede. Kemudian penggunaan rhum yang dilarang dalam Islam, saya ganti dengan sari buah (saya pakai jus jeruk), saya juga tidak menggunakan glasur melainkan hanya gula donat. Intinya, saya menggunakan bahan-bahan yang saya temukan di dapur :D
Selain itu dalam proses pengembangannya, dalam resep adonan hanya didiamkan selama 30 menit, namun ketika di praktekkan ternyata dalam 30 menit adonan belum mengembang sempurna, akhirnya proses pengembangannya memakan waktu hampir dua jam. Roti stollen kali ini saya isi dengan pisang raja dan taburan keju. Setelah melakukan kekacauan disana-sini, akhirnya ba'da asar, stollen selesai dipanggang. Rasanya, hmm susah dijelaskan, karena saya juga belum pernah mencoba stollen, jadi tidak terlalu mengerti apakah roti saya termasuk sukses atau gagal. Tapi tekstur yang dihasilkan agak kasar karena adonan dicampur dengan fruitmix dan kacang. Rasanya berempah dan tidak terlalu manis. Saya pribadi cukup menyukai rasa seperti itu. So, bolehlah dibilang ini sukses :D yeaayyy. Yang ingin mencoba di rumah, this is the recipe